eBarcode System
Kami sebagai perusahaan yang berorientasi pada teknologi dan customer service.
Image Gallery
Perjalanan Aplikasi Komputer eBarcode System yang diterapkan untuk manajemen pengelolaan obat dengan teknologi Barcode
Dalam pengerjaan aplikasi ini, yang mana sistem masih terus dikembangkan bahkan sampai saat ini, dimulai dari aplikasi kecil karena kebutuhan seorang kawan.
- Awal mula dibuat aplikasi ini adalah dari kebutuhan seorang kawan pada tahun 2005, untuk membantu merubah perkerjaan manual menjadi sistem aplikasi komputer dengan nama Aplikasi Inventori Kontrol Pengelolaan Obat.
- Sistem penyimpanan data obat masih menggunakan pengelolaan one-to-many (satu ke banyak), yang berarti satu kode obat bisa termasuk banyak fisik obat (dimana obat sebenarnya dibedakan menurut batch number, sumber dana, harga, maupun tahun pengadaan dan supplier).
- Harga obat ditentukan oleh harga terakhir, atau harga rata-rata dalam sebuah periode.
- Dan pada tahun 2010, ada permintaan dari pihak Auditor (BPK), yang menetapkan nilai/harga dari obat harus sesuai dengan harga pada saat tahun pengadaannya (real cost).
- Untuk mempermudah identifikasi obat (yang dibedakan oleh sumber dana, tahun pengadaan, tanggal kadaluwarsa, harga, dan nomor batch) maka diimplementasikanlah teknologi sistem barcoding, dan metoda pengelolaan obat diubah menjadi one-to-one (satu ke satu), yang berarti satu kode obat digunakan hanya untuk satu item obat.
- Dan sejak saat itu, aplikasi mulai disebut sebagai Aplikasi e-Barcode.
- Aplikasi ini memiliki tujuan untuk membangun bank data (database) dan sistem informasi pengelolaan obat yang terintegrasi, cepat dan akurat.
- Penggunaan aplikasi juga akan memudahkan pimpinan dan dinas terkait dalam menganalisa tingkat pemakaian dan kebutuhan obat, sehingga memudahkan dalam pengawasan dan penyusunan rencana kerja dan anggaran pengadaan obat.
- Juga akan mempercepat dalam mengidentifikasi status obat untuk sumber dananya (APBD I, APBD II, DAK, Program, dll), tahun pengadaan, harga dasar obat, jenis obat, tanggal kadaluwarsa obat, dan nomor batch obat.
- Pengimplementasian aplikasi ini juga akan membantu terciptanya tata kelola yang baik (good governance) dalam pengelolaan obat yang transparan dan akuntable (dapat dipertanggungjawabkan) bagi para pemangku kepentingan (stakeholders).
- Penggunaan aplikasi ini juga akan merubah sistem administrasi pengelolaan dan pelayanan obat, dari sistem manual (konvensional) ke sistem komputerisasi, yaitu dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi.
Demikian perjalanan pengembangan aplikasi eBarcode System ini di Instalasi Farmasi Kota Batam. Sampai saat ini, pengembangan terus kami lakukan. Bahkan yang awalnya aplikasi digunakan di IFK Batam saja, saat ini aplikasi yang sama telah disebar ke seluruh Puskesmas di wilayah Kota Batam.
Clients
Projects
Hours Of Support
Workers
Our Skills
Countable from experience with the industry
HTML 100%
CSS 90%
JavaScript 85%
Relational Database 80%
PHP 95%
Oracle Form Builder 85%
CorelDraw 85%
Digital Business Strategy 75%











